Lovers,  berwisata ke negeri orang dan mengunjungi masjid agung setempat tentunya memiliki kesan tersendiri. Apalagi jika masjid tersebut merupakan salah satu masjid termegah di dunia, seperti pengalaman sahabat Bianglala berkunjung ke Masjid Agung Sultan Qaboos, di Oman. Masjid dengan menara yang menjulang tinggi, bagian halaman yang berhiaskan marmer putih, serta permadani yang indah dan lampu gantung yang menakjubkan, tak heran jika Masjid Agung Sultan Qaboos tercatat sebagai salah satu  masjid termegah dunia.

 

Masjid Agung Sultan Qaboos terletak di wilayah Bausher, Muscat, ibu kota negara Oman. Masjid ini dibangun atas perintah Sayyid Qaboos bin Sa’id Al Bu Sa’id, takblain adalah penguasa Kesultanan Oman saat ini.  Sultan memang menginginkan agar rakyat Oman memiliki sebuah masjid yang besar dan indah yang bisa mereka banggakan.

 

Sebelumnya, ketika Sultan Qaboos naik tahta pada 1970, ia telah memerintahkan pendirian sebuah masjid sederhana di Muscat. Namun, pada 1992, ia meminta dibuatkan rancangan untuk masjid terbesar di dunia.  Maka, pada 1993 dibuat kompetisi desain rancang bangun masjid yang akhirnya dimenangkan oleh Bausher Construction. 

 

Pengerjaan konstruksi masjid dimulai pada 1995 oleh Carillion Alawi LLC. Proses pembangunan masjid itu memakan waktu enam tahun empat bulan. Masjid hasil rancangan Bausher Construction tersebut dibangun di atas lahan seluas 416 ribu meter persegi. 

 

Bangunan Masjid Agung Sultan Qaboos itu diciptakan berdasarkan seni dan arsitektur Islam terbaik yang bukan hanya dari satu negara atau satu tradisi Islam saja. Sebagai ciri khas gaya pemerintahan Sultan Qaboos, masjid agung itu dibangun dengan dana pribadi Sultan. Sang Sultan pula yang meresmikan masjid ini pada 4 Mei 2001.

 

Masjid itu dibangun dengan menggunakan bahan material batu pasir yang didatangkan langsung dari India sebanyak 300 ribu ton. Dengan jumlah material sebanyak itu menjadikannya sebagai masjid terbesar ke-11 di dunia. Masjid ini memiliki luas bangunan 40 ribu meter persegi.

 

Lovers, liburan pastinya jadi makin lengkap dengan membawa tumbler sendiri.  Sambil menikmati destinasi liburan,  kehadiran tumbler menjadi pelengkap moment travelling. Membiasakan membawa tumbler sendiri saat beraktivitas di luar merupakan kebiasaan sehat. Membawa botol minuman atau tumbler pribadi merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik juga. Tumbler kini makin populer keberadaannya di tengah masyarakat karena nilai kegunaannya. 

 

Aneka pilihan tumbler dengan desain menarik  dari Bianglala dapat dipilih untuk dijadikan souvenir berbagai acara/ event atau untuk promosi perusahaan/ institusi. Tumbler bukan sekedar souvenir, tapi juga bernilai guna, karenanya memilih tumbler untuk souvenir menjadi salah satu pilihan yang bijak.



Ulasan