Lovers,  keberadaan kampung kumuh bukan fenomena baru di Indonesia. Namun menyulap penampilannya yang kumuh menjadi jauh lebih menarik dipandang mata boleh jadi masih jarang.  Jika tak disulap menjadi sebuah pemukinan yang berwarna,  kampung kumuh Jodipan di Malang mungkin takkan pernah dilirik atau bahkan populer. Tapi..  Kini penampilan kampung ini terlihat semarak dengan cat warna warni bak pelangi melapisi tembok serta atap bangunan-bangunan di kampung itu. Dan Kampung Jodipan pun jadi naik daun dengan daya tariknya sebagai Kampung Pelangi dan kerap dijadikan sebagai objek berfoto tak hanya oleh warga lokal tapi juga wisatawan!

Kampung Jodipan diresmikan pada bulan September tahun 2016, kampung ini cukup sukses menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Malang. Kampung Jodipan terletak di pinggiran Sungai Brantas. Kampung ini sering disebut dengan kampung Tridi atau kampung warna warni. Dari kejauhan sudah terlihat betapa meriahnya warna warni kampung Jodipan ini.

Ide kreatif menyulap kampung kumuh Jodipan menjadi penuh warna seperti saat ini awalnya dimulai oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, yang tergabung dalam komunitas Guyspro. Ketika mereka sedang mendapatkan tugas Public relations, mereka melihat potensi kampung di pinggir sungai Brantas ini merupakan objek wisata yang bagus tetapi terlihat kumuh dan kotor sehingga muncul ide kreatif untuk merubah menjadi kampung warna warni.

Proyek ini disponsori oleh perusahaan cat Indiana Paint, yang menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Proyek ini menggandeng 30 tukang cat, para seniman, pelukis mural serta, warga sekitar dan TNI AU.

Perkampungan kumuh ini seluruhnya disulap menjadi warna-warni dengan hiasan-hiasan seperti boneka, payung ataupun tampah-tampah yang dilukis kemudian digantung. Berbagai poster, hiasan dan lukisan memenuhi gang kampung Jodipan ini. Mereka juga menyediakan properti seperti topeng, frame dan lampion untuk para pengunjung yang ingin berfoto menggunakan properti. 

Kampung Jodipan ini dipisahkan oleh Jembatan Embong Brantas atau yang disebut dengan jembatan kaca. Jembatan ini menjadi pemisah dua sisi kampung Jodipan, yang membuat lebih menarik jembatan ini di design dengan alas yang terbuat dari kaca sehingga kita dapat menyebrang sambil melihat sungai mengalir di bawah kaki.

Lovers, kemana pun wisatanya, kehadiran tote bag akan melengkapi aktivitas Anda. Tas yang simpel, namun multifungsi. Bentuknya yang lebar dapat memuat berbagai barang kebutuhan saat berpergian dalam berbagai aktivitas. 

Travel bag jenis tote bag dengan aneka desain stylish tersedia di Bianglala. Tote bag dengan bahan cordura dilapis mika ini menjadi salah satu pilihan souvenir yang recommended. Travel bag yang nyaman dipakai, muat menyimpan berbagai keperluan travelling,  mudah dibawa sekaligus tetap stylish. Tote bag dapat dijadikan souvenir berbagai acara seperti ulang tahun,  baby shower,  pengajian,  juga souvenir perusahaan, dan lainnya. Souvenir yang tak sekedar cantik tapi juga fungsional tentunya menjadi pilihan yang bijak.


(sumber: detik) 



Ulasan